Info Terbaru
Loading...
16 Juli 2013

Perkara yang Mengurangi Pahala Puasa

Selasa, Juli 16, 2013
Perkara yang Mengurangi Pahala Puasa
Perkara yang Mengurangi Pahala Puasa - Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabrani). Hadist tersebut menegaskan bahwa ada beberapa orang yang hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga dari puasa yang telah dijalankannya. Siapakah orang-orang tersebut?


Orang-orang tersebut adalah orang-orang yang menjalankan ibadah puasa namun tetap melakukan perbuatan maksiat. Orang-orang yang membuat puasa yang ditunaikannya menjadi sia-sia karena puasa yang ditunaikannya hanyalah sekedar menahan lapar dan dahaga mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari saja tanpa memaknai makna sebenarnya dari puasa.

Puasa tidaklah sekedar menahan lapar dan dahaga mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari saja, namun puasa hendaknya menahan diri dari hal-hal yang diharamkan oleh agama. Maka dari itu agar puasa yang akan kita tunaikan sebentar lagi tidak menjadi sia-sia maka sebelum itu kita harus mengetahui dan menghindarinya:

Beberapa hal yang akan membuat puasa menjadi sia-sia adalah sebagai berikut:

- Jagalah pandangan jangan sampai melihat hal-hal yang tidak sepantasnya dilihat termasuk memandang istri sendiri sampai menimbulkan birahi. Jika memandang istri yang syah saja harus dihindari apalagi wanita lain.

- Jagalah lidah dari kebohongan, ghibah, fitnah, argumen, bersumpah dll. Selama bulan Ramadhan ini belajarlah untuk menajaga lisan kita dari hal-hal yang akan membuat puasa menjadi sia-sia. Akan lebih baik jika kebiasaan baik ini bisa dipertahankan untuk bulan-bulan selanjutnya tidak hanya pada bulan Ramadhan.

- Jauhkan telingan dari mendengar hal-hal yang makruh untuk didengar. Rasulullah saw pernah bersabda, “Dalam fitnah, orang yang mendengarkannya pun adalah mitra sejajar dalam dosa.” Jika tidak ingin puasanya menjadi sia-sia maka hindarilah berkumpul-kumpul sekedar untuk mengobrol hal-hal yang sia-sia, bahkan hanya sekedar mendengarkannya saja kita sudah mendapatkan mudharat apalagi ikut serta.

- Jauhkan seluruh tubuh dari perbuatan dosa baik itu tangan melalui sentuhan maupun kaki dalam melangkah.


- Tidak dianjurkan berbuka secara berlebihan. Berbukalah dengan makanan dan minuman ringan yang dapat mengembalikan energi dilanjutkan dengan shalat magrib baru kemudian makanan berat. Itupun harus dalam batas normal. Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
loading...

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
• Gunakanlah bahasa yang sopan dalam berkomentar
• Dilarang melakukan SPAM
• Dilarang menggunakan link
• Dilarang promosi dalam kotak komentar (jika ingin memasang iklan silahkan hubungi kami)

 
Toggle Footer