Info Terbaru
Loading...
17 Maret 2011

PENCIPTAAN SYURGA DAN NERAKA

Kamis, Maret 17, 2011
Syurga atau الجنة dan neraka atau النار adalah termasuk makhluk yang awal diciptakan. Tentang kisah penciptaan syurga dan nera ka, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَمَّا خَلَقَ اللهُ الْجَنَّةَ وَ النَّارَ , أَرْسَلَ جِبْرِيْلَ إِلَى الْجَنَّةِ , فَقَالَ : اُنْظُرْ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعْدَدْتُ لأَهْلِهَا فِيْهَا
“Ketika Allah menciptakan syurga dan neraka, Dia mengutus Jibril untuk melihat ke syurga, Allah berfirman : “Lihatlah ke syurga dan lihatlah apa saja yang Aku telah sediakan untuk para calon penghuninya !”



قَالَ : فَجَاءَهَا فَنَظَرَ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعَدَّ اللهُ لأَهْلِهَا فِيْهَا
“Maka Jibril pun mendatangi syurga, kemudian melihat ke syur ga dan kepada apa yang Allah telah sediakan untuk para calon penghuninya.”


قال : فَرَجَعَ إِلَيْهِ , قَالَ : فَوَ عِزَّتِكَ لاَ يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلاَّ دَخَلَهَا
“Kemudian Jibril kembali kepada Allah dan berkata : “Demi ke-perkasaan-Mu,
tidak ada seorang pun yang mendengar tentang syurga kecuali dia pasti ingin memasukinya.”


فَأَمَرَ بِهَا فَحُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ , فَقَالَ : اِرْجِعْ إِلَيْهَا فَانْظُرْ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعْدَدْتُ لأَهْلِهَا فِيْهَا
“Lalu Allah memerintahkan agar syurga dikelilingi oleh hal-hal yang dibenci, kemudian Allah berfirman kepada Jibril : : ”Kembalilah ke syurga dan lihatlah serta lihat pula apa yang Aku telah sediakan bagi para calon penghuninya !”


قال : فَرَجَعَ إِلَيْهَا , فَإِذَا هِيَ قَدْ حُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ , فَرَجَعَ إِلَيْه فَقَالَ : فَوَ عِزَّتِكَ لَقَدْ خِفْتُ أَلاَّ يَدْخُلَهَا أَحَدٌ
“Maka Jibril pun kembali ke syurga, ketika itu syurga telah dike lilingi oleh perkara-perkara yang tidak disukai. Kemudian dia kembali kepada Allah dan berkata : “Demi keperkasaan Mu,
sungguh aku takut kalau tidak akan ada seorang pun yang mau memasukinya.”


قَالَ : اِذْهَبْ إِلَى النَّارِ فَانْظُرْ إِلَيْهَا وَ إِلَى مَا أَعْدَدْتُ لأَهْلِهَا فِيْهَا .
Allah berfirman : “Pergilah ke neraka, lihatlah ke neraka dan kepada apa yang Aku telah persiapkan untuk para calon penghuni-nya !”






فَإِذَا هِيَ يَرْكَبُ بَعْضُهَا بَعْضًا , فَرَجَعَ إِلَيْهِ , فَقَالَ : فَوَ عِزَّتِكَ لاَ يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ فَيَدْخُلُهَا
“Maka dilihatnya neraka, sebagiannya menghantam sebagian yang lain. Lalu Jibril kembali dengan berita tersebut, dan berkata : ”Demi keperkasaan-Mu
, tidaklah ada seorang pun yang mendengar tentang neraka kemudian ia berminat memasukinya.”


فَأَمَرَ بهَا , فَحُفَّتْ بِالشَّهَوَاتِ , فَقَالَ : اِرْجِعْ إِلَيْهَا
“Kemudian Allah memerintahkan agar neraka dikelilingi oleh hal-hal yang diingini oleh hawa nafsu, kemudian Allah berfirman : “Kembalilah ke neraka !”


فَرَجَعَ إِلَيْهَا , فَقَالَ : وَ عِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيْتُ أَلاَّ يَنْجُوَ مِنْهَا أَحَدٌ إِلاَّ دَخَلَهَا
“Jibril pun kembali ke neraka, lalu Jibril berkata : “Demi keper-kasaan-Mu, aku khawatir tidak akan ada yang selamat dari neraka, kecuali ia pasti memasukinya.”


( HHR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi )



Suasana syurga dan kenikmatannya adalah perkara yang belum pernah dilihat oleh mata dan tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan duniawi, dan merupakan suatu penawaran yang amat menggiurkan bagi siapa pun yang mendengarkannya. Tanah syurga adalah wewangian misik dan ja’faron, kerikilnya adalah batu dan permata, di bawah mereka mengalir empat macam sungai, yaitu sungai madu yang murni, sungai susu yang nikmat, sungai arak yang tidak memabukkan dan sungai air segar yang murni. Juga terdapat banyak mata air yang penuh kenik matan. Pohon-pohonannya berbatang emas dan mampu menaungi perjalanan 100 tahun. Buah-buahannya sangat banyak namun ukuran dan rasanya sangat lezat. Kemah-kemahnya terbuat dari mutiara yang berongga. Semilir anginnya menambah wangi dan gagah para penghuninya. Disediakan pula bidadari-bidadari yang wangi dan cantik rupawan dan pelayan-pelayan yang laksa na mutiara Tidak ada lagi orang yang kencing, berak dan meludah, para penghuninya melakukan buang air melalui keringatnya yang berbau wangi. Namun syurga yang demikian indahnya di-kelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai oleh hawa nafsu, seperti keharusan beriman dan beramal sholih, keharusan sholat lima kali setiap hari, kewajiban puasa setiap bulan Romadhon, kewaji- ban berzakat, berda’wah, berhaji, berjihad, beramar ma’ruf dan nahi munkar, keharusan hanya makan, minum dan berpakaian yang halal, menjauhi zina, minuman keras, judi dan segala perka ra yang disenangi oleh hawa nafsu. Semua itu adalah perkara yang berat bagi makhluk yang memiliki hawa nafsu, seperti ma nusia dan jin. Maka wajar saja bila kebanyakan orang enggan untuk berusaha menjadi ahli syurga karena persyaratan masuk syur ga yang begitu berat.

Berbeda dengan neraka, walaupun begitu mengerikan kondisi neraka, namun ternyata lebih banyak orang yang justru berminat menjadi ahli neraka, karena neraka dikelilingi oleh hal-hal yang sesuai dengan selera hawa nafsu, seperti : seks bebas, mabuk-mabukan, judi, makan, minum dan berpakaian apa pun tanpa ada batasan halal dan haram dan lain sebagainya. Padahal kondisi neraka demikian mengerikan. Panas apinya 70 x melebihi panas api dunia, api yang memiliki leher, dua mata, dua telinga dan mulut. Makanannya adalah buah pohon zaqqum yang tumbuh dari dasar neraka Jahim, dan mayangnya bagaikan kepala kepala syetan. Bila dimakan akan terasa seperti air yang men-didih di dalam perut. Minumannya adalah hamim, yaitu air yang sangat panas, dan ghossaq yaitu darah, nanah, keringat dan kotoran penghuni neraka.

loading...

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
• Gunakanlah bahasa yang sopan dalam berkomentar
• Dilarang melakukan SPAM
• Dilarang menggunakan link
• Dilarang promosi dalam kotak komentar (jika ingin memasang iklan silahkan hubungi kami)

 
Toggle Footer