Info Terbaru
Loading...
13 Maret 2013

Alasan Nabi Muhammad Tidur di Depan Pintu

Rabu, Maret 13, 2013

Alasan Nabi Muhammad Tidur di Depan Pintu
Siti Aisyah RA mengerti betul kepribadian suaminya, Rasulullah SAW. Hidup dalam suasana keluarga memberinya kenangan indah yang kaya dari sikap keseharian utusan Allah itu.

Nabi Muhammad SAW diketahui tak pernah mengeluh meski keadaan kurang mendukung. Hatinya sangat lapang. Pernah Nabi tak medapati makanan apapun untuk sarapan di meja dapurnya. Seketika Nabi berniat puasa untuk hari itu.


Begitulah. Rasulullah tak ingin menjadi beban orang lain, termasuk keluarganya sendiri.

Nabi bahkan selalu memanggil Aisyah dengan sapaan mesra ” ya humaira ” (wahai pemilik pipi kemerah-merahan ).

Pengalaman lain yang tetap membekas di hati Aisyah adalah ”peristiwa di pagi buta”.

Suatu hari Aisyah dicengkram rasa khawatir. Hingga menjelang shubuh ia tidak menjumpai suaminya tersebut tidur di sebelahnya.

Dengan gelisah Aisyah pun mencoba berjalan keluar. Ketika pintu dibuka, Aisyah terbelalak kaget. Rasulullah sedang tidur di depan pintu.

"Mengapa Nabi tidur di sini?"

"Aku pulang larut malam. Karena khawatir mengganggu tidurmu, aku tak tega mengetuk pintu Itulah sebabnya aku tidur di depan pintu," jawab Nabi.

Dengan demikian, tidak aneh, setiap Aisyah ditanya soal kepribadian Nabi, ia selalu menjawab tegas, kana khuluquhu al-qur'an . Akhlaknya tak ubahnya al-Qur'an
Wallahu a'lam

0 comments:

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
• Gunakanlah bahasa yang sopan dalam berkomentar
• Dilarang melakukan SPAM
• Dilarang menggunakan link
• Dilarang promosi dalam kotak komentar (jika ingin memasang iklan silahkan hubungi kami)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Toggle Footer